Di sebuah restoran mewah yang telah dikosongkan secara khusus, Arya duduk dengan wajah tegang, sementara Jacob duduk di hadapannya dengan gestur yang sangat tenang, seolah sedang menikmati jamuan makan siang biasa.Arya menggebrak meja pelan, matanya nyalang penuh amarah yang tertahan. "Apa maksud semua ini, Jacob? Kenapa kamu membekukan semua aset dan akses komunikasiku? Kaju pikir aku sedang bercanda dengan ancamanku semalam?"Jacob tidak langsung menjawab. Ia mengambil gelas berisi air mineral, meminumnya sedikit, lalu meletakkannya kembali tanpa menimbulkan bunyi. Tatapannya datar, menembus langsung ke mata Arya yang mulai goyah."Anda pikir anda punya kuasa untuk mengancamku?" Jacob akhirnya bersuara. Tatapannya dingin, tidak berkedip sedikit pun. "Tindakan anda semalam adalah kesalahan terbesar dalam hidup anda."Arya mencoba kembali menggebrak meja, namun suaranya tercekat. "Kamu menyandera bisnisku! Lepaskan blokirnya sekarang, atau aku akan—""Akan apa?" potong Jacob tajam. "
Last Updated : 2026-01-12 Read more