Reza terdiam sesaat, lalu wajahnya mengeras. Tanpa berkata apa-apa lagi, ia berbalik masuk kamar.“Jangan lupa beresin!” serunya dari dalam kamar.Tak lama, Ayu ikut masuk ke kamar Reza, melirik Renita dengan sinis sebelum menutup pintu.Renita makan sendirian. Suasana apartemen terasa sunyi, hanya bunyi sendok yang beradu dengan piring.Setelah selesai, ia membersihkan meja makan, mencuci piring, menyapu ruang tamu. Semua ia lakukan tanpa suara, tanpa keluhan.Ia lalu masuk kamar.Reza sudah berbaring, memunggunginya. “Ibu kamu tadi nelepon aku,” katanya dingin. “Kamu telpon gih.”Renita berhenti di depan lemari. “Kamu ngadu lagi ke ibu aku?” suaranya tertahan.Reza menarik selimut lebih tinggi. “Kamu itu kebanyakan suuzon sama suami sendiri.”Renita menatap punggung Reza lama, lalu menghela napas pelan. Ia mengambil ponsel dan menelpon ibunya.“Hallo, Bu,” ucapnya lirih.Di seberang, suara Dina terdengar tegas. “Hallo, Ren. Kamu udah minta maaf sama Reza?”“Iya, Bu,” jawab Renita pe
آخر تحديث : 2025-12-15 اقرأ المزيد