Ibu Nathan menghentikan langkahnya. Ia menoleh perlahan, sorot matanya berubah tajam, seolah sudah menebak arah pembicaraan. “Apa ada sesuatu yang nggak Tante tahu?” tanyanya pelan, tapi dingin, membuat udara di antara mereka terasa menegang. Shella menarik napas singkat, bibirnya melengkung samar—bukan senyum, lebih mirip kehati-hatian yang disengaja. “Iya, Tante perlu tahu ini,” lanjutnya, menggantung kalimat itu dengan sengaja, membiarkan rasa penasaran dan kecurigaan tumbuh lebih dulu. “Aku sebenarnya… sudah pernah melihat mantan istrinya itu di apartemen Nathan,” ucap Shella pelan, nadanya sengaja diturunkan, seolah menimbang reaksi lawan bicaranya. “Apa?” Ibu Nathan spontan berhenti melangkah. Matanya membesar. “Kamu… kamu serius?” “Iya, Tante. Bener,” sahut Shella cepat, wajahnya tampak tegang namun berusaha tetap tenang. “Di apartemen dia?” tanya ibu Nathan lagi, suaranya meninggi. “Kapan?” “Lupa tepatnya kapan,” jawab Shella ragu sejenak, lalu melanjutkan, “ta
Terakhir Diperbarui : 2025-12-18 Baca selengkapnya