“Apa? Kamu ngomong apa tadi? Mau jadi suami aku lagi?” tanya Cindy, ia tersenyum lebar menatap Nathan, matanya penuh harap. “Siapa yang bilang? Kamu terlalu GR, Cindy. Sana masak,” ucap Nathan, ia segera membalikkan badan, menyembunyikan senyumnya, dan meninggalkan Cindy sendirian di ruangan dapur mewah itu. “Mas! Aku nggak salah dengar, kok! Kamu bilang mau jadi suami aku lagi, aku dengar jelas!” ucap Cindy sambil tertawa kecil, ia kemudian perlahan turun dari meja dapur dengan hati-hati meletakkan kakinya, hatinya terasa hangat. Usai memasak sarapan pagi, Cindy membawanya ke dalam kamar tidur Nathan. “Mas, ini,” ucapnya lembut penuh perhatian, ia meletakkan piring sarapan di meja samping Nathan. “Um,” sahut Nathan singkat, ia tidak menoleh, pandangannya terkunci pada layar laptop. “Aku... Mandi duluan, Mas,” ucap Cindy sambil menyentuh tengkuknya, ia merasa canggung, dan berjalan menuju pintu keluar kamar. “Mau ke mana?” tanya Nathan, pandangannya masih lurus pada laya
Terakhir Diperbarui : 2025-12-13 Baca selengkapnya