Pria besar itu menindih gadis itu dengan berat, jubah hitamnya terbuka lebar. Tubuhnya yang berotot menekan tubuh ramping di bawahnya, membuat napas perempuan itu tersengal.Dengan satu dorongan perlahan namun tegas, bagian intimnya yang besar dan keras memaksa masuk, menyusup ke tempat paling dalam, paling hangat milik perempuan itu.Jeritan kecil keluar dari bibir Perempuan itu, seolah ia kesakitan yang terasa menyiksa. Matanya terpejam rapat, air mata masih mengalir di pipi. Tapi di balik itu, ada getar halus yang lain.Sesuatu yang tidak ingin ia akui. Tubuhnya, yang tadinya kaku karena ketakutan, perlahan melunak, menyesuaikan diri dengan irama yang dipaksakan.Pria itu mulai bergerak, naik-turun dengan pelan dulu, lalu semakin dalam, semakin kuat. Setiap dorongan membuat dada perempuan itu naik-turun lebih cepat, payudaranya yang montok bergoyang lembut di balik sisa kain tipis yang masih menempel.Dan saat pria itu semakin larut dalam kenikmatan, perempuan itu, dengan gerakan y
Huling Na-update : 2025-12-19 Magbasa pa