Bab 125: Di Balik Tirai RahasiaBima menggenggam tangan Ratih, merasakan jemari istrinya yang masih sedikit dingin. Dia berusaha memberikan senyum paling menenangkan yang ia miliki. "Kamu pasti bisa, Ratih. Percayalah. Semua persiapan operasional sudah diatur oleh tim Pak Ahyat. Kamu hanya perlu berdiri di sana sebagai wajah baru Deswita Skincare. Pengguntingan pita itu adalah simbol bahwa kamu telah merebut kembali kehormatan ibumu."Ratih hanya mengangguk pelan, meski beban di pundaknya terasa nyata. Bima yang menyadari situasi di ruang kerja sudah terlalu kaku, segera berpamitan pada Harry, Sarita, dan Lukas. Dia membimbing Ratih keluar, menuntunnya menuju kamar pribadi mereka yang hangat.Begitu pintu kamar tertutup, Bima langsung merengkuh Ratih dari belakang. Dia menyembunyikan wajahnya di ceruk leher istrinya, menghirup aroma sabun yang menenangkan. "Aku sangat mencintaimu, Ratih. Lebih dari yang bisa kau bayangkan," bisik Bima serak.Ratih berbalik, menatap mata suaminy
Read more