Raya sudah duduk lima belas menit di dalam mobil Jagara. Tepatnya, lima belas menit sejak ia menyadari bahwa jarum jam di dashboard bergerak lebih cepat daripada detak jantungnya sendiri. Sementara lelaki di balik kemudi itu sama sekali tak menunjukkan tanda-tanda gelisah. Jagara duduk tenang, satu tangan bertumpu santai di setir, matanya lurus ke depan, seolah parkiran rumah sakit ini hanyalah pemberhentian sementara, bukan medan penuh kemungkinan buruk.Hampir setengah jam mereka berada di sana. Jam di ponsel Raya menunjukkan pukul dua siang. Dan tujuh jam sudah berlalu sejak berita tentang dirinya dan Jagara muncul di berbagai portal—judul-judul besar, foto buram, potongan cerita yang dibentuk sepihak. Namun saat Raya melirik keluar jendela, tak ada apa-apa. Tak ada kerumunan, tak ada spanduk, tak ada wajah-wajah marah yang ia bayangkan akan menunggunya.Hanya deretan mobil, beberapa ambulans yang keluar masuk, dan petugas keamanan yang berjaga seperti hari-hari biasa.Jagara me
Last Updated : 2026-01-16 Read more