Di jalan raya yang tidak terlalu padat, ada dua mobil hitam yang berjalan beriringan, salah satu orang yang ada di dalam mobil itu adalah Zain. Kedua tangannya masih diborgol, dan dirinya tidak bisa melarikan diri. Di mobil yang ditumpangi oleh Zain, selain ada satu orang yang duduk di belakang roda kemudi, ada juga dua pria yang duduk di sisi kiri dan kanan Zain. Kedua pria tinggi dan gagah yang memakai pakaian serba hitam itu terus memegang kedua lengannya. Padahal tangan Zain sudah diborgol, sangat sulit untuknya bisa kabur dari mobil itu. Sambil menunggu mobil yang mereka tumpangi sampai di kantor polisi, kedua pria itu kembali bertanya pada Zain. Caranya berbicara sangat tegas dan juga keras, tujuannya agar Zain segera memberitahu di mana wanita yang saat itu bersamanya. "Masa tidak tahu! Bukankah wanita itu pergi bersamamu setelah kau membakar rumah tua itu? Kau tetap tidak akan mengatakannya, hah?" tanya salah satu dari mereka dengan suara yang sangat keras. Dia pun men
Read more