Taman belakang rumah keluarga telah berubah total. Bunga-bunga segar bermekaran, bangku-bangku kayu sederhana tersusun rapi.Hanya tiga puluh orang yang diundang. Keluarga inti, Paman Li, beberapa staf yayasan yang sudah seperti keluarga, dan Kevin sebagai teman lama.Ayu berdiri di ujung taman kecil, mengenakan gaun putih lurus yang sederhana. Bima di ujung lain, dengan setelan linen putih yang santai.Tidak ada pendeta atau penghulu. Mereka meminta Paman Li yang memimpin upacara, sebagai saksi perjalanan mereka.“Janji itu seperti tanaman—perlu disiram, dipupuk, dan kadang dipangkas,” buka Paman Li dengan suara hangat.“Hari ini, kita menyaksikan dua orang yang memilih untuk merawat tanamannya kembali. Bukan menanam yang baru.”Ayu dan Bima berjalan menuju satu sama lain, bertemu di tengah. Mereka saling tersenyum, sebuah senyum yang penuh kedamaian.“Ayu, apa kamu mau memperbarui janjimu pada Bim
Last Updated : 2025-12-17 Read more