Della menggigiti jarinya dengan gelisah.Begitu teleponnya diterima ibunya, Della langsung berucap dengan nada tinggi."Buk, cepat carikan testpack yang sudah dicoba orang. Hasilnya pokok harus positif," titah Della tanpa memberikan salam pada ibunya. Dia juga tidak menanyai kabar wanita yang sudah melahirkannya itu, meski mereka lama tidak bertemu."Buat apa itu, Nduk?""Aku mandul, Buk. Tapi, kalau sampai ibu mertua dan suamiku tahu. Bisa-bisa aku diusir dari rumah keluarga Baskoro. Aku tidak mau hidup miskin lagi, Buk.""Yongalah, Nduk. Kemarin kamu udah bohongin keluarga suamimu. Sekarang kamu mau bohongi mereka lagi. Tidak baik, Nduk. Lebih baik kamu kembali tinggal sama Ibuk di rumah keluarga Prayoga. Jadi pembantu yang penting halal, Nduk.""Aku tidak butuh Ibuk nasihati aku! Yang aku butuhin testpack dengan hasil positif! Kalau besok Ibuk belum bisa dapatin. Aku bakal b*nuh diri!" teriak Della langsung menutup teleponnya dengan deru napas memburu.Dia harus bisa mendapatkan te
Terakhir Diperbarui : 2026-01-02 Baca selengkapnya