"Ma, Papa udah keterlaluan. Masa kartu kreditnya diblokir? Padahal aku mau beliin Della tas baru, tapi malah tidak bisa bayar. Malu banget aku, Ma," ucap Ilham pada Tari lewat telepon.Tari terkejut mendengar ocehan anak kesayangannya itu."Masa iya Mas Raja setega itu, Ilham?" tanya Tari memastikan."Iya, Ma. Nyebelin banget tuh suami Mama.""Dia ayah kamu juga, Ilham," balas Tari sedikit memberikan penekanan pada setiap katanya."Tidak. Sampai kapan pun dia bukan papaku. Papaku hanya Papa Nathan."Tari menghela napas berat. Susah sekali menghadapi Ilham yang belum bisa menerima Raja jadi ayahnya sampai detik ini.Padahal, Raja yang sudah menopang kehidupan mereka selama ini. Kalau tidak ada Raja, entah bagaimana nasib mereka sekarang. Mungkin, jadi gelandangan."Jangan bilang begitu, Ilham.""Biarin. Salah sendiri pelit." Ilham mendengus gusar."Oh ya, Ma. Mama ada uang seratus juta?" sambung Ilham bertanya.Tari mengernyit mendengar pertanyaan Ilham. "Tidak. Mau buat apa uang serat
Terakhir Diperbarui : 2025-12-17 Baca selengkapnya