"Dia tidak mirip denganmu. Kenapa kamu yakin dia anakmu?” ujar Ayaka, menatap penuh kebencian pada Anaya. " Dia anakku, Mi. Aku yakin itu." Ayaka masih menatap sinis. “Mi, kita bahkan belum melihat anak Keysha, kenapa Mami tak ingin sedikitpun melihat putriku dengan Nilna?” protes Renji. Ayaka mengangkat bahu. “Walau begitu, aku yakin…” Ia menatap Anaya sekali lagi, lalu tersenyum tipis. “Kalau anak Keysha… pasti mirip kamu.” Kalimat itu terdengar ringan. Namun, efeknya seperti petir. "Ah, sudahlah, Renji. Untuk apa juga kita dekat dengan anak ini. Nanti ketahuan Wilmar, kita bakal kena masalah." "Mami pergi dulu, aku hanya sebentar." "Tidak. Pokoknya tidak Renji. Kamu nggak tahu bagaimana Wilmar. Dia bisa menghancurkan usaha kamu." "Mi, aku nggak takut. Aku bisa mengendalikan semua itu." "Renji...dengar Mami, jangan kamu perdulikan anak itu. Dia bukan anakmu!" Ayaka segera menarik tangan Renji. Nilna langsung mengangkat wajah.menatap Renji dan ibunya yang beranjak pergi. Ma
Read more