"Mas, kamu kenapa lama sekali? Buka pintunya!"Suara Keysha makin menekan dari balik pintu. Gedoranya berhenti, berganti tarikan napas pendek, seakan ia menimbang marah mana yang harus keluar lebih dulu. Kunci berputar. Renji membuka pintu setengah, wajahnya sudah rapi, rahang mengeras seperti tak pernah terjadi apa pun.Keysha menelisik seputar kamar, ke wajah Renji, ke Nilna yang meringkuk. "Aku tahu apa yang aku lakukan, jadi lain kali, kamu jangan gedor-gefor pintu lagi. Ngerti nggak kamu?"Nada Renji dingin. Ia berdiri tegak, seolah sedang memberi perintah. Di belakangnya, Nilna menunduk lebih dalam. Jemarinya menggenggam kain selimut. "Lho, kok kamu jadi marahi aku? Wajar 'kan aku tanya begitu? Kamu suamiku, kenapa lama di kamar pembantu.""Dia itu... " Renji yang hampir keceplosan segera mengusap tengkuknya. Keysha menatap Renji. "Dia apa?"Renji diam. Keheningan merayap, menempel ke dinding, ke lantai, ke kulit. Nilna merasa dadanya makin sempit, membuat kepalanya kembali
آخر تحديث : 2026-02-22 اقرأ المزيد