Fadhil berjibaku dengan urusan rumah dan dapur. Seperti hari biasa untuk menghindari keributan dengan istrinya, lelaki tiga puluh lima tahun itu rela melakukan semua hal pekerjaan rumah. Dari membersihkan dan merapikan juga mengisi meja makan dengan hidangan yang tak terlalu buruk rasanya di lidah meski tak terbilang enak.“Bu Siti, saya pergi dulu ya, nanti kalau Arjuna mau disuapi sudah ada bening di rumah tinggal ambil aja,” kata Fadhil saat kembali mengintip putranya yang telah tertidur Sehabis mandi.“Wah nyenyak banget Arjuna.”“Iya, Pak. Ini anak sama sekali tak rewel apalagi bikin repot. Assalamualaikum kenyang dan tubuhnya bersih, tidurnya gampang dan anteng tidak rewel.”“Alhamdulillah. Terima kasih, Bu. Saya pergi dulu.”“Ya Pak. Kalau ibu pulang saya mesti bilang apa, Pak?”“Bilang aja begitu, saya ada perlu.”“Baik, Pak.Hari ini ada panggilan wawancara pekerjaan di sebuah kafe. Saat muda Fadhil sangat gemar bernyanyi dan sempat memiliki kelompok bandnya sendiri. Tapi se
Last Updated : 2026-03-15 Read more