Setelah berhasil mengetahui alamat Sarah di kota itu, Fadhil kembali menjalankan sepeda motornya perlahan lalu melesat cepat menuju rumah setelah jauh dari lingkungan padat penduduk itu. Tak heran selama ini Fadhil mencarinya ke berbagai perumahan dekat rumah sakit maupun dekat rumah mereka tapi tak menemukan . Sarah memilih lingkungan rumah padat penduduk yang untuk mengecohnya.Fadhil sampai di rumah Zubaidah sudah sangat larut. Alih-alih bisa segera mengistirahatkan tubuhnya yang penat, lelaki itu harus mengulur lebih panjang kesabarannya karena ternyata sang istri masih menunggunya dengan setia di sofa ruang tamu. Begitu pintu yang sengaja tak dikunci itu terbuka, Zubaidah juga bangkit dari duduk dan menyongsong.“Dari mana saja sih, Bang? Belum cukup apa di rumahnya seharian? Kau mencarinya untuk meminta jatah, iya?”“Astaghfirullah! Istighfar, Dek!”“Kalau tidak kau pergi terus untuk apa? jelaskan jangan selalu kabur kalau ada masalah! apa Sarah mengikhlaskanmu mendua karena
Última atualização : 2026-02-10 Ler mais