Raut wajah Ferlin sedikit berubah, lalu dia berujar, "Arvin, jangan keterlaluan.""Aku memang seperti ini," jawab Arvin sambil tersenyum angkuh. "Kalau nggak terima, suruh saja orang-orang Keluarga Barus datang menghadapiku. Berani nggak? Berani benar-benar melawanku nggak? Kalau nggak, kamu cari saja Andriyan. Suruh dia datang membunuhku."Setelah itu, Arvin berdiri dan berujar, "Kamu pikirkan baik-baik di sini. Aku kasih kamu waktu yang cukup. Pesta anggur ini akan berlangsung sampai jam 11 malam. Aku harap sebelum jam 11 malam, kamu sudah mengambil keputusan."Usai berbicara, Arvin berjalan keluar. Pada saat yang sama, dia memerintahkan dengan nada tenang, "Awasi dia."Arvin melewati bagian dalam kastil dan berjalan ke sebuah koridor. Di sana, ada seorang biksu kecil berpakaian compang-camping sedang bersembunyi di sudut. Dia memeluk sebuah semangka, memegang sendok sayur, dan makan dengan wajah berlepotan.Arvin melihatnya, lalu berjalan mendekat dan menepuk kepalanya. Kemudian, di
Read more