Anderson menimpali sambil memelotot, "Kalau kamu masih begitu, bakal kuhajar."Saat orang itu masih merasa tertekan, Anderson tetap berada di samping Kelvin. Dia memiringkan kepala sambil terus menggigit ayam panggang dan menatap Kelvin tanpa berkedip.Kelvin sampai merasa merinding ditatap seperti itu. Dia sebenarnya ingin bertanya kepada Felix tentang pria tua ini, tetapi kemampuan indra pria tua ini terasa terlalu mengerikan. Dia jadi tidak berani mengirim pesan. Akhirnya, dia mengerutkan kening sambil bertanya, "Pak, kenapa kamu terus menatapku seperti ini? Ada sesuatu?""Mata ini milikku. Aku mau lihat ke mana saja, ya terserah aku. Urusanmu apa?" ucap pria tua itu sambil mengunyah. Dia sama sekali tidak peduli penampilan dan terus berbicara dengan suara keras.Kelvin berkata tanpa daya, "Tapi, wajahmu sudah hampir menempel ke aku!"Anderson memelotot lagi, lalu menjawab, "Aku mau lihat ke mana saja, ya terserah aku! Kalau nggak terima, coba saja cungkil mataku!"Kelvin hanya tida
Read more