“Dari siapa, Bu?” tanya Ginny karena Kian diam memandangi ponsel yang baru saja dikeluarkan dari dalam tas.Kian menoleh sekilas ke Ginny, lalu membalas, “Dari gurunya Kaylan.”Kian segera menggeser tombol hijau lali menempelkan ponsel ke telinganya. “Halo, selamat siang, Miss.”“Selamat siang, Ibu Kian. Maaf mengganggu waktu sibuk Anda, tetapi jika Anda memiliki waktu luang sekarang, bisakah Anda segera datang ke sekolah? Ada hal mendesak yang perlu kita bicarakan mengenai Kaylan.”Kian mengerutkan kening mendengar ucapan guru Kaylan dari seberang panggilan.Perasaan Kian mendadak menjadi tidak tenang, apalagi Kaylan sedang tidak berangkat karena sakit. Namun, Kian juga tidak berpikir terlalu lama.“Baik, Miss. Kebetulan saya sedang di jalan, saya akan segera datang ke sana sekarang juga.” Kian segera mengiyakan.Kian mengakhiri panggilan, lalu dia menoleh lagi pada Ginny.Kian meminta Ginny untuk mengubah rute perjalanan menuju sekolah Kaylan. Setibanya di sekolah.Kian turun sendi
Read more