Arron sangat terkejut mendengar rengekan Kian. Sampai tatapan Arron kini tertuju pada Sienna.Arron menatap Sienna yang diam dan seperti ingin menangis.Arron melihat Kian yang sudah tidak bisa bersikap tenang, sehingga kini Arron yang berusaha menengahi. “Sienna, apa Kaylan benar-benar anak kandungmu? Aku harap kamu jujur, Sienna.” Meski nada suaranya pelan, tapi terselip penekanan di setiap katanya.Sienna menatap pada Arron, air matanya menetes begitu saja saat melihat tatapan penuh harap dari Arron.Sienna meremas jemarinya, ada kilat ketakutan yang menyorot dari matanya.“Soal ini … bisakah kalian mendengarkan penjelasanku?” Setelah bicara, tiba-tiba Sienna menjatuhkan lutut di marmer.Kian dan Arron terkejut melihat sikap Sienna, sampai Sienna kembali bicara.“Aku memang bukan ibu kandungnya. Tapi aku juga tidak tahu siapa orang tua Kaylan. Kumohon kalian percayalah padaku, aku tidak pernah berniat jahat. Aku sudah sangat berusaha selama ini menjaganya. Aku mohon.” Sienna mencen
Read more