"Bisa kita bicara bertiga saja, Na. Ini hanya urusan kita," kata Davin."Bertiga saja dengan siapa, Mas? Aku, kamu, dan Adam maksudnya?""Denganku," sahut Selina. Tentu saja ia tidak akan membiarkan suaminya hanya duduk berdua dengan mantan istrinya."Kalau begitu, biar Pak Dewa ada di sini. Aku datang ke sini bersama beliau. Sebab aku dan Adam akan pulang bersama beliau juga," bantah Nadia.Hening. Davin terperangkap. Dia sudah terlanjur basah oleh keadaan itu. Padahal seharusnya tidak begini, Dewa itu rekan bisnis perusahaan, jadi martabatnya harus dijaga di depannya. Namun semuanya tidak sesuai ekspektasi. Sebab saat memanggil Adam tadi, dia berharap anaknya antusias dan senang bertemu dengannya. Tapi ternyata sebaliknya.Hening. Suasana yang seharusnya menyegarkan karena cuaca sangat mendukung, tapi di meja mereka ketegangan tercipta. Untungnya tempat mereka paling ujung, jadi tidak menjadi pusat perhatian pengunjung lainnya.Dan suara handphone milik Dewa yang berdering, membuat
Última atualização : 2026-01-10 Ler mais