Tiba-tiba ponselnya berdering. Ada panggilan masuk dari ibunya. Nadia menjawab, tapi tidak memberitahu kalau Adam panas lagi badannya. Nanti sang ibu tambah cemas."Kami baik-baik saja, Bu.""Adam rewel, nggak?""Alhamdulillah, dia anteng.""Oh, syukurlah. Kemarin sore Davin datang ingin bertemu Adam. Tapi ibu bilang kalau dia ikut kamu ke acara kantor.""Hmm, iya Bu.""Ya sudah, Na. Hati-hati. Jaga Adam baik-baik," pesan ibunya sebelum panggilan disudahi.Nadia mengembalikan ponsel ke dalam tasnya. Saat itu Dewa menoleh ke arahnya. "Davin masih sering datang?""Tidak tentu, Pak."Hening sejenak."Ibumu sangat mengkhawatirkan cucunya.""Iya, makanya nggak saya kasih tahu kalau Adam panas lagi. Beliau pasti cemas. Sebenarnya anak kecil biasa dikit-dikit meriang. Dua tiga hari sudah membaik setelah minum obat. Tapi Adam memang kondisinya belum pulih benar, terus saya ajak berpergian ini. Dia sempat demam sehari semalam."Kemarin sore juga kegremisan waktu diajak keluar sama Mbak Haya, i
Last Updated : 2026-01-07 Read more