Fian, yang sejak tadi berdiri kaku di samping meja kerja bosnya, akhirnya bisa mengembuskan napas lega. Jantungnya yang semula berdebar was-was perlahan mulai berirama normal. Akhir-akhir ini, atmosfer di kantor terasa mencekam, bosnya yang biasanya dingin kini berubah menjadi jauh lebih galak, seolah siap meledak kapan saja. Namun, hari ini pemandangan langka tersaji, Rey akhirnya menyunggingkan senyum.Sambil menatap layar ponsel dengan minat penuh, jemari Rey bergerak lincah. Rupanya sang istri, yang belakangan bersikap tak acuh dan membangun dinding pembatas, tiba-tiba mengiriminya pesan. Tanpa membuang waktu, Rey langsung mengetikkan balasan.[Kuras sebanyak yang kamu mau—]Pesan terkirim. Telunjuk Rey mengetuk-ngetuk permukaan meja kayu jati itu dengan ritme tidak sabar, menunggu balasan.Fian di sampingnya tetap mematung selagi tidak ada perintah dari Rey untuk dia keluar dari ruangan itu. [Terima kasih, Pak Rey. Anda masih tetap dermawan.]Rey berdecak pelan membaca ba
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-27 อ่านเพิ่มเติม