"Yaps. Aku orang pertama yang akan menyuruh mereka bercerai kalau sampai Rey macam-macam pada Anara," sahut Erik tanpa keraguan sedikit pun.Kev hanya menyunggingkan senyum miring. Kekecewaan yang ditumpuk Rey selama ini sudah meluap. Baginya, sudah saatnya berhenti pasang badan untuk teman brengseknya itu. Adil, bukan?***Di tempat lain, Mia merasa dadanya sesak. Dia tidak bisa duduk tenang sejak kemarin. Wajah Anara seolah menghantuinya, berseliweran di setiap sudut internet. Ironisnya, berita tentang perempuan itu jauh lebih meledak dibanding pencapaian Mia selama ini."Ayah lihat, 'kan? Anara sudah jadi pusat perhatian sekarang," sindir Mia dengan raut wajah keruh. Suaranya sarat akan sinisme.Henry yang semula bersandar santai di sofa mendadak menegang. Dia sebenarnya tertinggal informasi, pria itu jarang menyentuh ponsel untuk urusan berita. Namun, saat dia mendongak dan melihat wajah Anara memenuhi layar televisi di ruang tengah, jantungnya mencelos."Ya ... anak itu mem
Last Updated : 2026-03-14 Read more