Keesokan paginya, matahari terbit membawa serta awan gelap yang tak kasat mata di atas langit ibu kota. Bagaikan api yang melahap padang ilalang kering di musim panas, rumor tentang kejadian semalam telah menyebar dengan kecepatan yang mengerikan, merambat dari lorong-lorong istana hingga ke telinga para bangsawan dan rakyat biasa di seluruh penjuru kota.Sang Komandan Tertinggi Militer Selatan, sekaligus pewaris sang Duke, Caesar Mountford, dan putri dari keluarga Berkeley, Lady Alice, telah melewati batas.Itulah yang menjadi santapan pagi setiap mulut di kekaisaran. Namun, dunia aristokrat yang mereka tinggali tidak pernah adil, terutama bagi seorang wanita.Di mata masyarakat, kedudukan Caesar hampir tidak tergoyahkan. Ia adalah pahlawan perang, pria terhormat dari keluarga Duke.Bagi para bangsawan, seorang pria yang kehilangan kendali atas nafsunya adalah sebuah 'kesalahan kecil' yang bisa dimaklumi. Tidak ada yang berani mempertanyakan atau menghakimi Caesar secara terang-tera
Read more