Meskipun terus menggerutu, Nadine tetap bergerak cepat. Ia memilih sebuah gaun rumahan sederhana berbahan katun lembut berwarna biru navy. Potongannya sangat simpel, namun entah bagaimana, gaun itu tetap terlihat sangat elegan ketika melekat pada tubuh ramping Nadine. Setelah menyisir rambut hitamnya yang kini setengah kering dan membiarkannya terurai bebas, Nadine menarik napas dalam-dalam, mengumpulkan energinya untuk menghadapi monster Moretti itu lagi. Nadine melangkah keluar dari kamarnya, berjalan menyusuri koridor panjang mansion yang sunyi, menuju area sayap kanan, tempat di mana kamar utama milik Dominic berada. Sepanjang langkahnya, ingatan tentang makan malamnya dengan Lukas kembali terlintas, memberikan sedikit kekuatan kosmetik untuk menghadapi aura toxic keluarga ini. Akhirnya, Nadine sampai di depan sebuah pintu kayu jati besar berukir mewah yang membatasi privasi sang penguasa muda Moretti. Nadine mengangkat tangannya, lalu mengetuk pintu tersebut dengan pelan.
Last Updated : 2026-05-31 Read more