Mama Evi heran melihat putranya terduduk lesu di teras rumah. Sejak kejadian yang mengungkap bahwa Dika bukan darah dagingnya, Evi memang sering melihat Ghani melamun dan diam saja seharian.“Kamu kenapa Ghan?” tanya Evi duduk di samping anaknya yang sekarang memilih tinggal dirumahnya.Ghani hanya melirik sekilas saja, mengingat memori lampau.“Heh, ditanya malah diam. Soal Batari? Sudah lupakan saja, atau kamu mau maafkan dia dan kembali sama dia?” serang Mama Evi.Ghani menggeleng, “Nggak ma. Ghani sudah cukup dengan dia, rasanya.. kaya nggak bisa buat kembali lagi.”“Kamu sudah memaafkan dia?”“Kalau memaafkan, Ghani sudah ma. Tapi kalau untuk kembali, rasanya tidak. Batari juga sudah cerita semua, benar.. dia ada main dengan temannya, saat sudah sama Ghani. Bedanya, Ghani menikahi dia. Sedangkan laki-laki itu kabur, entah kemana.”Evi yang mendengar cerita itu geram sekali. Bisa-bisanya Batari membodohi dirinya selama bertahun-tahun, dia yang sangat menginginkan cucu, percaya beg
Last Updated : 2026-09-03 Read more