Saat Lucy dan Nara sedang mengobrol, pintu terbuka. Ethan masuk ke dalam dengan langkah riang, diikuti oleh seorang pelayan."Mommy!" panggil Ethan.Lucy tersenyum melihat putra sambungnya. "Kemari, Sayang."Ethan berlari menghampiri Lucy, lalu berhenti saat melihat ada tamu.Lucy meraih tangan Ethan lembut. "Ethan, ini Tante Nara. Sahabat terbaik Mommy."Ethan menatap Nara dengan mata penasaran namun tetap bersikap sopan. "Selamat siang, Tante Nara."Nara tersenyum hangat. "Selamat siang, Ethan. Senang sekali bisa bertemu denganmu."Ethan tersenyum kecil, masih sedikit malu.Nara menatap Ethan dengan seksama. Anak ini benar-benar dididik dengan baik. Sopan dan penurut, itulah yang ada di b ,pikiran Nara saat itu."Ethan, maaf ya, Tante datang dengan tangan kosong," kata Nara. "Tante tidak sempat membawa hadiah."Ethan menggelengkan kepala. "Tidak apa-apa, Tante. Tante tidak perlu membawa hadiah."Nara terkesima dengan jawaban Ethan. Anak ini benar-benar manis."Tapi Tante tetap ingin
Read more