Neil terdiam, menatap istrinya dengan tatapan tidak percaya. Ia tidak menyangka Lucy akan memberikan reaksi seperti ini. Ia sudah mempersiapkan diri untuk amarah, tangisan, bahkan kemungkinan Lucy akan meninggalkannya. Tapi, respons Lucy di luar prediksinya.Lucy menatap suaminya, matanya berkabut. Ia tidak bisa membayangkan anak itu tumbuh tanpa sosok ibu, yang menjadi guru pertamanya. Ia juga tinggal di tempat jauh, jauh dari kedua orang tuanya. Lucy menyentuh dadanya, ada rasa sesak di hatinya."Neil, aku bersedia," kata Lucy tegas. "Aku bersedia menjadi ibu baginya." Lucy menatap tajam mata suaminya.Neil membeku. Matanya melebar, menatap istrinya dengan tatapan penuh keterkejutan."Lucy, kamu yakin dengan uca--""Aku serius," potong Lucy. "Harus aku akui, ini membuat aku terkejut Neil. Tapi, aku sudah siap menikah denganmu. Maka aku akan juga bersedia menerima kekuranganmu. Aku tidak ingin ada di sisimu saat bahagia saja, lukamu, sedihmu, masa lalumu, aku akan memeluknya.”Neil m
Read more