Kereta putih kerajaan berhenti di depan sebuah kafe bergaya klasik yang berdiri di sudut jalan utama ibu kota.Bangunannya tidak terlalu besar, namun terkenal di kalangan bangsawan karena suasananya yang tenang dan tehnya yang harum. Pagi itu, beberapa meja sudah terisi oleh para istri bangsawan yang berbincang pelan di balik kipas dan cangkir porselen.Ketika lambang kerajaan terlihat di sisi kereta, bisikan langsung menyebar.Lorrene turun dengan anggun.Gaun biru pucatnya sederhana dibandingkan kemewahan busana yang biasa ia kenakan di istana, namun justru itu membuat auranya semakin elegan. Dua kesatria berdiri menjaga jarak, tidak terlalu dekat, namun cukup untuk mengingatkan siapa dirinya sekarang.Di dalam kafe, seorang wanita sudah berdiri dari kursinya.Rambutnya cokelat kemerahan, ditata rapi dengan topi kecil berhias bulu tipis. Gaunnya berwarna anggur tua, potongannya menunjukkan status tinggi tanpa berlebihan.Ia tersenyum.“Lor—” Ia berhenti sepersekian detik, lalu membu
Last Updated : 2026-02-12 Read more