“Senang melihat Anda masih sehat, Lady Marielle.” Suara Aldric terdengar tenang. Pria itu membungkuk memberi hormat dan menampilkan senyum manis yang penuh kepalsuan.Marielle yang baru saja berhenti berlari membeku di tempat. Nafasnya masih belum teratur karena latihan, namun kini dadanya berdebar bukan karena lelah, melainkan gelisah sekaligus takut.Kenangan lama menyeruak begitu saja dari relung hatinya. Tatapan dingin pria itu, dan hidup yang dulu terasa seperti rantai terus menghantui hingga saat ini.Ia berusaha menegakkan tubuh. Menyembunyikan gemetar di tangannya. Belum ia sempat menjawab, Enzo sudah melangkah cepat ke depan, berdiri sedikit menutupi tubuh Marielle dari pandangan Aldric.Gerakan refleks dan naluri melindungi Enzo muncul seketika. Aldric memperhatikan itu, lalu tersenyum tipis.“Menarik.” Tatapannya bergeser dari Enzo ke Marielle, lalu kembali lagi.“Ksatria ini rupanya sangat setia pada Anda ya, Lady.” E
Last Updated : 2026-04-22 Read more