Hingga sup disajikan, aromanya sudah tercium bahkan sebelum tutup mangkuknya dibuka. Itu adalah sup ikan khas koki Keluarga Anggara.Saat Ziana hendak membukanya, Erina tersenyum dan berkata, "Ziana, nggak mau tukar dengan Farel? Dulu kamu selalu bilang mau bantu kakakmu membuang duri ikan, dan bersikeras merebut bagiannya yang ada ketumbarnya. Nggak kusangka, kalian berdua sudah besar sekarang."Kesehatan Erina kurang baik, jadi di hadapannya, Ziana dan Farel selalu bersikap seperti kakak-adik yang rukun. Setelah berpacaran pun, mereka memiliki beberapa kebiasaan kecil yang hanya diketahui berdua.Kini setelah diungkit, Ziana merasa agak canggung. Saat itu juga, Farel langsung mendorong mangkuk sup di depannya ke arah Ziana, menunggunya untuk membuangkan duri ikan di mangkuk Farel. Dan tentu saja, untuk mengambil daun ketumbarnya.Keluarga Anggara melarang seseorang menunjukkan kesukaan atau ketidaksukaan secara berlebihan. Jadi, meskipun Farel membenci daun ketumbar, dia akan berp
Read more