Yang menjawab Warren hanyalah bunyi nada sambung yang dingin.Lantaran tidak mendapatkan respons, Warren tertegun beberapa detik. Kemudian, dia menyimpan ponselnya dan kembali membanting pintu dengan kesal, lalu pergi lagi. Dia kembali ke tempat Cassie.Meski berlibur bersama cinta pertama yang dia dambakan, perjalanan intens selama sebulan penuh tetap membuat Warren kelelahan. Dia pun mengatakan ingin makan.Cassie menjawab dengan nada wajar, "Kalau begitu aku pesan makanan online saja. Kak Warren mau makan apa?"Sekilas, di wajah Warren terlintas ekspresi jijik yang hampir tak terlihat.Berhari-hari makan di restoran dan warung pinggir jalan, lambung Warren sudah berkali-kali memberi protes. Hanya saja, Cassie sama sekali tidak menyadari hal itu.Namun, Warren buru-buru mengatur ulang ekspresinya, lalu menjawab dengan nada memanjakan, "Terserah. Kamu mau makan apa, pesan saja."Aku tahu, yang paling ingin dimakan Warren saat ini adalah nasi putih hangat dari rice cooker di rumah. Dit
Read more