Azelia menatap ke arah Chyara yang masih terdiam. Tidak adanya respons dari gadis itu membuatnya semakin gelisah, ia takut situasi akan berkembang menjadi lebih buruk. Tanpa sadar, ia mengeratkan genggamannya pada lengan Cassio, mencari perlindungan di tengah tekanan yang terasa semakin menyesakkan. “Lebih baik tidak perlu diperpanjang lagi, Ayah,” kata Azelia pelan. Suaranya lembut, namun terdengar berusaha menenangkan suasana yang terasa menegangkan. “Lia benar-benar tidak apa-apa,” lanjutnya, meski raut wajahnya masih menyimpan ketakutan yang belum sepenuhnya hilang. Chyara menarik napas pelan, ia mencoba menahan segala emosi yang sempat bergejolak, lalu mulai menata kembali ekspresinya. Perlahan wajahnya kembali tenang, dingin, dan sulit ditebak. Ia mengangkat pandangannya dan menatap langsung ke arah Cassio. Sikapnya berubah menjadi lebih formal, seolah ia sedang berbicara dalam situasi resmi. “Memang aku yang menyuruh Azelia pulang lebih dulu, Tuan Marquess,” ucap Chya
더 보기