Teriakan Monika membuat seluruh tatapan mata di ruang rapat kini tertuju pada arah kursi pimpinan. Di sana, Aruna duduk dengan gaya angkuh, menyilangkan kaki, dan menatap Monica dengan pandangan menghina. Tangan Monica tadi tertangkap basah sedang berada di bawah meja, sangat dekat dengan paha Aruna. Sementara itu, Keenan berdiri dengan tenang di sudut ruangan dekat sakelar lampu, melipat tangan di dada dengan wajah yang sangat dingin. "Ada masalah, Monica? Sepertinya kamu sangat tertarik dengan laporan di bawah meja," sindir Aruna dengan suara yang cukup keras hingga terdengar oleh seluruh peserta rapat. Wajah Monica seketika memerah padam. Ia menoleh ke arah Keenan yang menatapnya dengan rasa jijik, lalu kembali menatap Aruna yang tersenyum penuh kemenangan. Para investor mulai berbisik-bisik, menatap Monica dengan tatapan curiga dan aneh. "Saya... Saya hanya... Mengira ada berkas yang jatuh, Pak... Eh, maksud saya,
Dernière mise à jour : 2026-02-19 Read More