Mobil sport pribadi Keenan segera meluncur menuju Mansion keluarga Arkana dengan kecepatan yang cukup tinggi. Di sampingnya, Aruna duduk dengan jarinya yang saling bertautan erat di atas pangkuan. Wajahnya tampak jelas menunjukkan kegelisahannya. Keenan yang menyadari hal itu, ia melepaskan satu tangannya dari kemudi dan menggenggam tangan Aruna, membawanya ke depan bibir lalu menciumnya dengan cukup lama. "Tenanglah, Sayang. Ada aku. Tidak akan ada yang bisa memisahkan kita, termasuk Mama atau Chelsea sekalipun," bisik Keenan menenangkan. Aruna hanya mengangguk pelan, meski hatinya masih bergelar cepat. Ia tahu, masuk ke rumah itu berarti siap menghadapi masalah apapun. Begitu mobil berhenti didepan pintu mansion, Keenan segera mengulurkan tangan, membantunya untuk turun. “Ayo Aruna, jangan takut..” Aruna turun dan melangkah disamping Keenan. Saat pintu besar mansion terbuka, pemandangan di ruang tamu utama langsung membuat langkah Aruna tertahan. Aruna melihat Sofia
Dernière mise à jour : 2026-02-23 Read More