Hanson mendecak kesal saat tak lagi melihat mobil sedan itu di depan rumahnya, ia segera masuk dan melangkah cepat menuju lantai atas, tempat kamarnya dan kamar Kiara berada.Suasana terasa begitu hening seperti biasa, karena dua asisten rumah tangga sudah kembali ke kamarnya masing-masing yang bangunannya pun terpisah dari rumah induk. Hanson memutar handle pintu kamar Kiara. Aroma jasmine langsung tercium bahkan sebelum Hanson masuk ke dalamnya, Ia melangkah mendekati ranjang, seolah hendak memastikan pemilik siluet tubuh indah yang sedang berbaring di atas ranjang itu. Hanson duduk di sisi ranjang. Matanya menatap wajah ayu dengan mata terpejam itu. Tangannya terangkat, perlahan jemarinya menyentuh anak rambut yang menjuntai menutupi pipinya. Bibir mungil itu kembali mencecap, seolah tak rela sisa manisnya anggur itu menguap begitu saja. Dadanya bergerak dengan lembut, naik turun dengan teratur, jelas memperlihatkan betapa lelap ti
Read more