Handuk yang semula melilit sempurna di pinggangnya, tiba-tiba saja bergeser dan melorot begitu saja dari tempatnya semula. Hanson langsung panik. Ia tidak ingin Kiara melihat bagian paling sensitifnya, walau … mungkin Kiara sempat melihatnya di kamar mandi beberapa saat yang lalu. Sebelum Kiara sempat menundukkan kepala, tangan Hanson segera bergerak menutup mata adiknya. “Ki – Kiara,” ucapnya tergagap karena paniknya, “balik badan dan tutup mata kamu.”Dengan patuhnya, Kiara berbalik dengan mata tertutup. Hanson segera meraih handuknya dan melilitkan kembali kain berwarna putih itu ke pinggangnya. “Kamu … cepat mandi, setelah itu turun buat makan malam,” perintahnya dengan canggung. Setelah memakai pakaiannya, Hanson bergegas keluar dari kamarnya. Setelah memberikan instruksi pada pengurus rumah, ia pun pergi begitu saja. ….“Hans? Tumben kamu kemari?” Suara maskulin itu terdengar bersamaan tepukan di pundak Hanson. Tanpa menoleh pun Hanson sudah tahu si pemilik suara. Carlos
Last Updated : 2026-01-12 Read more