Hanson mengangkat kedua tangannya setelah meletakkan potongan daging lobster terakhir ke piring Kiara.“Nggak ada.” Lelaki itu melepaskan sarung tangan plastik dari tangannya dan meletakkannya di atas tumpukan kulit lobster. “Memangnya … apa yang bisa kusembunyikan dari kamu?” Kiara memicingkan matanya, seolah dengan cara itu ia bisa melihat kejujuran bahkan mendengar isi hati kakaknya. “Kakak … nggak lagi pacaran sama Kak Carlos, kan?” tebak Kiara. Tatapan itu perlahan berubah menjadi senyuman aneh, “atau jangan-jangan … Kakak sengaja nolak Vanessa karena Kak Carlos.”Hanson memicingkan matanya, membalas tatapan aneh itu dengan cara yang sama. “Kamu … nggak lagi mikir yang aneh-aneh kan?” balas Hanson, “dasar otak mesum.” Kiara memekik dan senyuman itu hilang begitu saja saat jemari Hanson tiba-tiba mendarat di keningnya. “Aku nggak tau, apa yang bikin kamu punya pikiran macam itu,” lanjut Hanson, “tapi aku ini laki-laki normal Kiara. Aku masih suka perempuan. Hanya saja, aku ng
Last Updated : 2026-04-21 Read more