Simfoni indah mengalun memenuhi kastil Valthorne. Malam perayaan telah tiba.Sejak insiden mematikan yang berhasil dilewati kaelus, simpati dari para faksi bangsawan mulai mengarah padanya.Mereka tetap memenuhi undangan, sekalipun harus berlayar beberapa hari menuju wilayah paling beku di Kekaisaran Hera.“Aku sempat khawatir tidak ada yang datang, Kael,” tutur Rosleyn yang duduk di singgasana, bersebelahan dengan sang suami.“Aku juga kaget, Rose. Biasanya kami tidak mengundang orang luar.”“Bukankah ini bagus? Kita bisa membuka bisnis dengan para bangsawan Ibu Kota. Aku akan mengobrol dengan mereka. Kita bicara lagi nanti, ya.”Wanita bergaun merah muda itu langsung bangkit, ia segera membaur dengan para tamu yang asyik mengobrol sambil menikmati sampanye.Di sisi lain, sang Grand Duke yang jarang berinteraksi, selain dengan para pengikut, merasa sedikit gugup.Ia pun tetap duduk, mengamati Mawar Suci Kekaisaran yang masih tampak bersinar di bawah lampu kristal.Jelas kehadiran wan
Read more