"Saya harus pergi ke acara itu, Pak, karena ini adalah kesempatan emas bagi karir saya sebagai penulis pemula."Aku memberikan alasan yang paling logis agar dia mengerti bahwa ini bukan soal laki-laki lain. Argan mendengus pelan mendengar jawabanku, lalu dia mendekatkan wajahnya sedikit lagi hingga hidung kami hampir bersentuhan."Kamu pikir saya akan membiarkan kamu pergi berdua saja dengan editor laki-laki itu di dalam satu mobil?"Pertanyaan itu terdengar sangat retoris dan penuh dengan nada cemburu yang tidak berusaha dia tutupi sedikit pun."Mas Vickry itu editor profesional, Pak, jadi dia tidak akan macam-macam sama saya selama perjalanan nanti.""Saya tidak peduli seberapa profesional dia menurut kamu, Nara, karena bagi saya semua laki-laki itu sama saja isi kepalanya."Argan menegakkan tubuhnya kembali dan melepaskan kungkungannya, lalu dia berjalan memutari meja kerjanya dengan langkah lebar. Dia duduk kembali di kursi kebesarannya dan menatapku dengan keputusan yang sudah bu
Last Updated : 2026-02-06 Read more