Setelah memastikan tidak ada lagi sisa makeup yang tertinggal, Argan membuang kapas kotor itu ke tempat sampah kecil di bawah meja.Dia mengambil sebotol toner penyegar, menuangkannya sedikit ke telapak tangannya yang lebar, lalu menepuk-nepuknya pelan ke seluruh wajahku hingga meresap."Selesai," katanya sambil menatap hasil karyanya dengan senyum puas yang tipis, "sekarang muka kamu sudah segar lagi."Kubuka mataku dan melihat pantulan wajahku yang sudah polos tanpa riasan di cermin, terlihat lebih segar dan bercahaya di bawah lampu kamar yang temaram. Jantungku berdebar kencang saat menyadari betapa intimnya perlakuan ini."Makasih ya, Pak," ucapku tulus sambil menatap matanya melalui cermin, "tangan Bapak telaten banget."Argan tidak menjawab pujian itu, melainkan dia langsung berbalik badan dan berjalan keluar dari kamar tidur menuju dapur tanpa sepatah kata pun.Aku hanya duduk diam di depan meja rias, menunggu apa yang akan dia lakukan selanjutnya sambil memain-mainkan ujung ga
Last Updated : 2026-02-08 Read more