LOGIN"Pak Argan, jangan baca novel ini!" Menjadikan dosen sendiri sebagai inspirasi novel erotis adalah ide gila. Dan sialnya, novel itu jadi trending 1 di aplikasi hingga Sang Dosen yang killer dan dingin itu jadi pembaca setianya. Pak Argan menatap bibirku sekilas, lalu kembali ke mataku. "Novelmu bagus, tapi alangkah lebih bagus lagi, kamu bisa menghidupkan feelnya, melakukannya denganku!"
View MoreTiba-tiba, tayangan berita di layar televisi itu terpotong oleh sebuah spanduk berita kilat. Pembawa acara wanita di studio berita muncul dengan raut wajah yang sangat serius."Pemirsa, baru saja beredar kabar mengejutkan terkait ayah dari mahasiswi NA yang sedang viral hari ini. Beredar bukti mutasi rekening yang menunjukkan beliau menggelapkan uang donasi pengobatan istrinya untuk bermain judi daring."Pembawa acara itu membacakan narasi berita yang bersumber dari fitnah akun palsu buatan Argan.Layar televisi langsung menampilkan tangkapan layar akun Twitter yang menyebarkan bukti mutasi palsu tersebut. Ribuan komentar netizen terlihat membanjiri unggahan itu dengan hujatan kasar."Bapak lihat sendiri kan? Stasiun televisi nasional aja langsung kemakan sama berita hoaks buatan anak buah Bapak."Aku menggelengkan kepala melihat betapa rusaknya sistem verifikasi media massa di negara kita ini."Publik sekarang bakal nuduh bapakmu cuma cari
"Kita harus keluar dari rumah sakit ini sekarang juga lewat pintu darurat belakang. Aku nggak mau wajahku masuk kamera wartawan murahan di lobi bawah sana."Argan langsung menarik pergelangan tanganku dengan cengkeraman jari yang sangat kuat. Pria ini menarik tubuhku menjauhi ranjang medis tempat ibuku sedang tertidur pulas."Aku mau di sini aja nemenin ibuku, Pak! Tolong jangan seret aku pergi lagi hari ini!"Aku mencoba melepaskan tanganku sambil menahan langkah kakiku di atas lantai keramik."Ibumu udah aman dijagain sama perawat rumah sakit ini. Kamu harus ikut aku balik ke Jakarta sekarang juga."Argan sama sekali tidak peduli dengan penolakanku siang ini. Dia menyeret tubuhku keluar dari kamar VIP dan menyusuri lorong rumah sakit.Kami masuk ke dalam lift khusus karyawan medis di bagian belakang gedung tinggi ini. Pintu lift terbuka di area parkir bawah tanah yang sangat sepi dan juga lumayan gelap.Sopir pribadi Argan sudah men
Argan menepis tanganku dan memberikan ancaman kekerasan fisik secara terang-terangan kepadaku. Pria ini benar-benar menghalalkan segala cara untuk membungkam saksi kunci kejahatan masa lalunya.Kami berdua menunggu laporan hasil pengejaran dari anak buah Argan di dalam kamar rawat inap ibuku. Aku duduk lemas di atas sofa sudut ruangan sambil terus berdoa untuk keselamatan bapakku di jalan raya.Argan berdiri mondar-mandir di depan jendela kaca ruangan dengan raut wajah yang sangat tegang dan kaku. Waktu berjalan terasa sangat lambat dan menyiksa seluruh sisa kewarasanku pada siang hari ini. Suara detak jarum jam dinding di kamar VIP ini terdengar sangat nyaring memecah keheningan medis.Ponsel Argan tiba-tiba berdering memunculkan panggilan masuk dari sebuah nomor telepon seluler asing. Pria itu langsung menekan tombol terima panggilan dan mengaktifkan mode pengeras suara ponselnya."Halo, ini siapa? Anak buahku udah berhasil nangkap bapak mertuaku di jal
Aku langsung berlari mendahului Argan menuju arah lift penumpang di ujung lorong bangunan ini.Aku sangat khawatir dengan kondisi ibuku yang ditinggal sendirian di dalam kamar perawatan intensif. Pintu lift terbuka dan aku langsung masuk disusul oleh Argan dari arah belakang punggungku.Aku menekan tombol lantai tiga dan langsung berlari menyusuri lorong kamar rawat inap VIP. Tanganku mendorong pintu kamar nomor tiga belas dengan pergerakan dorongan yang lumayan kasar.Ibuku terlihat sedang tertidur pulas di atas ranjang medis dengan alat bantu pernapasan menempel di hidung. Kondisi fisiknya terlihat sangat stabil tanpa ada tanda-tanda gangguan pernapasan yang berbahaya siang ini."Syukurlah ibu baik-baik aja di ruangan ini sendirian."Aku bergumam pelan sambil berjalan mendekati letak pinggiran ranjang besi tersebut. Aku mengusap punggung tangan ibuku yang terpasang jarum infus dengan sangat lembut.Argan menyusul masuk ke dalam kamar rawat






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore