Tak lama kemudian, Nadine dibawa keluar dari ruang operasi. Wajahnya pucat pasi, matanyaterpejam dan tertidur lelap.Arthur segera bangkit dan dengan cepat mengikuti kasur rumah sakit itu. Tatapannya tak pernah lepas darinya.Dokter bedah, Lucas Cendrawan, melepas maskernya, memperlihatkan wajah yang halus namun sedikit lelah. Dia mengangguk kepada Arthur, "Jangan khawatir, untung dia dibawa masuk tepat waktu. Dia hanya perlu istirahat." Beberapa dokter dan perawat di dekatnya yang mengetahui beberapa detailnya diam-diam melirik Naomi dengan rasa iba.Pada siang harinya, Arthur menemui Naomi, "Makanan rumah sakit tidak cukup bergizi. Pulanglah dan ambil makanan buatan Bi Rima dan bawakan untuk Nadine."Dia memberi perintah seolah itu adalah hal yang paling wajar di dunia, bahkan tanpa meliriknya.Naomi tidak menjawab, kemudian berbalik dan pergi.Ketika kembali ke bangsal membawa kotak makan anti panas yang berat, dia mendapati pintu sedikit terbuka dan di dalam sangat sunyi.Arthur t
Read More