Malam makin merayap di Paviliun Phoenix, namun suasana di dalam kamar Long Xuan masih terperangkap dalam sisa-sisa ketegangan malam yang liar. Song Liya terpaku, napasnya tertahan di kerongkongan. Ia baru saja menyentuh rahasia terbesar suaminya, tanda lahir daun lotus itu, ketika sebuah gerakan tak terduga membuyarkan pikirannya.Long Xuan, yang seharusnya lumpuh oleh obat tidur Lu Chen, tiba-tiba mengerang rendah. Dalam kondisi setengah sadar, tubuh besarnya mengguling, secara refleks mencari sumber kehangatan. Dengan satu gerakan mantap, ia menarik Liya ke dalam dekapannya dari belakang.Liya membelalak. Jantungnya serasa mau copot. Celana dalam sutra Long Xuan masih tersingkap di bawah pangkal paha, dan kain putih yang ia gunakan untuk menutupi 'aset' suaminya kini terjepit kacau di antara tubuh mereka."Xuan ...," bisik Liya panik, mencoba melepaskan diri tanpa menimbulkan guncangan berarti.Namun, alih-alih melepaskan, tangan besar Long Xuan bergerak naik. Dengan naluri pur
Read more