“Pangeran, setelah berkuda besok, saya mohon izin untuk keluar istana sebentar,” ucap Nirmala.Saat ini, ia sedang duduk di kursi sambil melanjutkan sulamannya. Sementara itu, Arya duduk di tepi ranjang sambil bersedekap.Mata lelaki itu menyipit. “Kamu mau bertemu dengan selingkuhanmu itu?” tuduhnya.“Bukan. Saya ingin mengunjungi keluarga di rumah dan menanyakan tentang pencarian Paramitha, apakah sudah ada kabar atau belum. Kalau misalnya belum, saya mohon izin beberapa hari untuk membantu mencari keberadaan Paramitha.” Nirmala berkata sopan.Telinga Arya sangat terganggu dengan ucapan formal Nirmala. Ia merasa ada jarak yang membentang dengan perlakuan sopan itu. Arya merasa … asing.Mengenai Paramitha, entah sejak kapan Arya mulai tidak peduli pada wanita itu. Meski Prama mengatakan keberadaan Paramitha, Arya tidak ingin berusaha mencarinya. Karena kalau Paramitha kembali, ada seseorang yang akan pergi dari istana.“Pergilah, tapi sebelum ulang tahun ratu, kamu harus sudah kembal
Terakhir Diperbarui : 2026-02-02 Baca selengkapnya