Sambil bicara, Manda menyenggol pelan lengan Belinda. “Hesti, kamu masih ingat nggak? Dulu impian terbesar Keisha itu bikin perusahaan perhiasan bareng kamu dan membangun kerajaan bisnis sendiri. Aku bahkan pernah bercanda, kamu urus desainnya, dia urus bisnisnya, lalu kalau aku sudah jadi artis terkenal, aku bakal jadi brand ambassador kalian. Kita bakal bikin merek lokal yang dikenal sampai luar negeri. Tapi sekarang…”Nada suara Manda perlahan meredup. Ia menunduk, tampak kecewa. “Memang sih, sekarang dia benar-benar punya perusahaan perhiasan sendiri. Tapi perusahaan itu hadiah dari Arga waktu mereka tunangan. Dulu kita bilang bakal mengejar mimpi bersama, sekarang dia malah mendapatkan semuanya dengan bersandar pada laki-laki. Dan laki-laki itu… mantan yang dulu kamu tinggalkan.&rdquo
Read more