"Baiklah, untuk pilar teleportasi yang ini, mau diledakkan lebih dulu untuk mengetes efektivitasnya atau tidak?" tanya Alianne dengan penasaran.Matanya berbinar, bukan karena takut, melainkan karena rasa ingin tahu yang sulit dikendalikan. Baginya, ini bukan sekadar ancaman, tetapi juga sebuah mekanisme yang menarik untuk dipahami."Aku akan meledakkannya!" jawab Caelum tanpa ragu.Keputusan itu keluar begitu saja, tegas dan tanpa pertimbangan ulang. Ia melangkah maju, seolah sudah mempersiapkan diri untuk tindakan itu sejak awal.Tangannya merogoh sebuah kantong kecil yang tergantung di pinggangnya. Perlahan, ia mengeluarkan sebuah benda, bulatan logam kecil dengan sumbu yang menjuntai di bagian bawahnya. Permukaannya kusam, tetapi jelas dirancang untuk satu tujuan."Itu bom!" teriak Alianne, menunjuk benda tersebut.Nada suaranya berubah tajam, antara terkejut dan antusias. 'Akhirnya lihat langsung…!' batinnya bergetar, dipenuhi rasa penasaran yang semakin membesar."Kakak! Bawa Al
Read more