Lucas menerima keputusan itu tanpa menunjukkan keterkejutan yang berlebihan.Namun di balik wajahnya yang tenang, ia memahami betul bahwa apa yang baru saja diputuskan Kael bukanlah ucapan yang lahir dari emosi sesaat. Ia telah mendampingi pria itu selama bertahun-tahun, menyaksikan bagaimana Kael mengambil keputusan di tengah perang, menghadapi kematian, dan memikul tanggung jawab yang sanggup menghancurkan banyak orang.Kael de Vallas tidak pernah berbicara tanpa keyakinan.Jika ia memutuskan untuk melepaskan sesuatu, maka keputusan itu telah melewati pertarungan panjang di dalam dirinya sendiri.“Baik, Tuan.”Lucas membungkukkan badan hormat sebelum segera menjalankan perintah.Tak lama kemudian, ia kembali membawa lembaran kertas terbaik yang dimiliki keluarga Vallas, tinta hitam berkualitas tinggi, serta segel resmi yang selama ini digunakan untuk berbagai surat penting kerajaan.Sinar matahari sore menyelinap melalui jendela, menerangi sebagian wajahnya yang masih tampak pucat a
Read more