"Tolong panggil Pak Budi dari tim finansial dan Bu Sarah dari legal. Sekarang juga," perintahnya dengan nada bicara yang diusahakan tetap stabil.Tak lama kemudian, kedua orang kepercayaan itu masuk dengan wajah yang sama pucatnya, seolah mereka sudah mencium aroma badai yang dibawa oleh pria-pria berjas hitam tadi. Arini segera menyodorkan map merah itu ke tengah meja, membiarkan mereka membaca angka-angka yang baru saja meluluhlantakkan rencana bisnis tahunan mereka."Bu Arini, ini ... ini bencana. Bank Global dan konsorsium Wijaya Group menarik dukungan mereka secara mendadak," ujar Pak Budi sembari membenarkan letak kacamata yang melorot akibat keringat dingin.Sarah, kepala tim legal, menggelengkan kepala sembari menatap dokumen itu dengan pandangan tidak percaya. "Mereka menggunakan klausul ketidakstabilan manajemen sebagai alasan. Ini sangat tidak masuk akal, tapi secara hukum, mereka punya celah karena kontrak ini dibuat saat Adrian masih menjabat."Arini memijat pelipisnya ya
Read more