Aku menjawab, "Oke.""Jangan terlalu menolak. Ibu tahu kamu menyukai pria bernama Ashton itu, tapi .... Apa katamu?"Aku menundukkan, lalu berkata, "Oke, nanti kenalin saja dia padaku."Setelah makan malam, aku memainkan ponselku seperti biasa. Tak disangka, aku menerima panggilan WhatsApp dari Ashton.Aku telah membuat akun WhatsApp baru, tetapi ada banyak kontak temanku di akun lama. Jadi, aku masih akan membuka WhatsApp lamaku sesekali.Ashton sepertinya sudah sepenuhnya lupa tentang apa yang terjadi beberapa hari terakhir dan bertanya dengan santai, "Kenapa aku nggak bisa hubungi nomormu?"Sebelum aku sempat berbicara, dia melanjutkan, "Lupakan saja. Ngomong-ngomong, aku sudah siapkan segala sesuatu untuk Tahun Baru Imlek. Ada yang mau kamu tambahkan? Aku akan minta asistenku untuk membelinya."Tiba-tiba, aku teringat tahun ketika ibu Ashton meninggal dunia. Tahun itu, aku pulang kampung untuk merayakan Tahun Baru Imlek. Pada malam Tahun Baru Imlek, aku melakukan panggilan video de
Baca selengkapnya